Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah nggak kamu ngitung capek-capek sampai lima menit buat satu soal UTBK, eh ternyata temen kamu cuma butuh sepuluh detik tanpa coret-coretan rumit?
Di UTBK, musuh kita ada dua. Pertama, Penalaran Kuantitatif, isinya angka telanjang dan pola. Kedua, Penalaran Matematika, yang lebih ke cerita dunia nyata.
Coba lihat contoh Kuantitatif ini. Jika x sama dengan dua ribu dua puluh empat kuadrat dikurangi dua ribu dua puluh tiga kuadrat, dan y adalah penjumlahannya, mana yang lebih besar?
Banyak yang terjebak menghitung manual angkanya. Ini pasti bikin kamu kehabisan waktu!
Kuncinya, gunakan pola aljabar selisih kuadrat. Masukkan angkanya, ternyata x sama dengan satu dikali y, yang artinya x sama dengan y. Selesai lima detik!
Sekarang contoh Matematika. Ada baju harga seratus ribu rupiah, dengan diskon lima puluh persen plus dua puluh persen. Apakah harganya jadi tiga puluh ribu?
Jebakan nih! Jangan langsung menjumlahkan diskonnya jadi tujuh puluh persen.
Simulasikan bertahap. Potong lima puluh persen dulu, sisa lima puluh ribu. Baru potong dua puluh persen dari sisa itu, harganya jadi empat puluh ribu.
Aturan emasnya: cari pola tersembunyi untuk kuantitatif, dan pahami konteks cerita untuk matematika.
UTBK itu menguji nalar, bukan kecepatan kalkulator. Dengan fundamental ini, kamu resmi jadi tim selesai sepuluh detik!