Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Pernah bayangkan bagaimana penyihir elf legendaris seperti Frieren menembakkan bola sihirnya agar selalu tepat sasaran? Ternyata, rahasia presisi sihir berumur ribuan tahun itu adalah Persamaan Kuadrat!
Lihat lintasan sihir Zoltraak ini. Rumus y sama dengan a x kuadrat plus b x plus c sebenarnya adalah lintasan proyektil. Sihir melambung naik lalu turun membentuk kurva parabola pelangi.
Lalu, apa itu akar dalam dunia sihir? Akar adalah titik jatuh di sumbu x. Kalau akarnya dua dan lima, berarti sihir menghantam tanah di jarak dua meter dan menembus keluar di lima meter.
Sebelum menembak, Frieren mengecek mantra peramal bernama Diskriminan, atau D. Kalau D lebih dari nol, sihir menghujam dua titik. Kalau D sama dengan nol, menyenggol tanah lalu memantul.
Hati-hati! Banyak yang mengira kalau D kurang dari nol berarti sihirnya gagal. Salah besar! Sihirnya tetap kuat, lintasannya terus melayang di atas kepala musuh, tidak memotong sumbu x.
Sekarang cara membidiknya. Kita mengurai mantra x kuadrat minus tujuh x plus sepuluh sama dengan nol, difaktorkan jadi x minus dua dikali x minus lima sama dengan nol.
Hasilnya, sasaran terkunci di titik x sama dengan dua dan x sama dengan lima. Tepat mengenai musuh!
Jadi, lintasan sihir Frieren adalah kurva kuadrat. Diskriminan untuk memprediksi arah sihir, dan memfaktorkan akar memastikan ledakan tepat sasaran!