Pilih jalurmu
Lebih spesifik
Halo semuanya! Hari ini kita akan mempelajari konsep jarak titik ke garis. Di layar ada titik p dengan koordinat x satu koma y satu, serta sebuah garis g dengan persamaan a x ditambah b y ditambah c sama dengan nol.
Sekarang perhatikan konsep jarak terpendek ini. Ada banyak garis putus-putus yang disebut de lama untuk menghubungkan titik ke garis, tapi jarak yang kita cari adalah de terpendek, yaitu lintasan yang paling singkat.
Agar jaraknya menjadi yang paling pendek, garis tersebut harus selalu tegak lurus terhadap garis tujuan. Di sini kita bisa melihat indikator sudut sembilan puluh derajat yang terbentuk antara keduanya.
Analoginya sama seperti saat menyeberang jalan. Kalau kita berjalan menyerong atau diagonal, jaraknya akan terasa jauh. Namun, jika kita berjalan lurus tegak lurus ke seberang, kita akan sampai dengan lebih cepat dan dekat.
Mari kita lihat cara rumusnya bekerja. Bagian pembilang di atas didapat dengan memasukkan koordinat titik ke persamaan garis, sementara bagian penyebut di bawah berfungsi untuk melakukan normalisasi koefisien garisnya.
Ingat tiga hal utama ini ya. Pertama, cari titik dan garisnya. Kedua, tarik garis tegak lurus sembilan puluh derajat. Dan ketiga, garis itulah yang merupakan jarak terpendeknya.
Itulah dasar visual dari jarak titik ke garis. Semangat belajar dan sampai jumpa di video matematika selanjutnya!