Bacaan untuk soal nomor 2 dan seterusnya
(1) Gurih atau umami merupakan penemuan sebuah rasa kelima dalam industri kuliner setelah manis, asam, asin, dan pahit. (2) Perkembangan rasa gurih sudah semakin pesat. (3) Ragam masakan dunia, termasuk Nusantara, pun tak lepas dari cita rasa ini. (4) Sejarah terbentuknya rasa gurih pun terdapat di beberapa belahan dunia. (5) Di Jepang, pada tahun 1907, seorang profesor Jepang bernama Kikunae Ikeda dan keluarganya tengah makan malam dengan hidangan sup dashi dan tahu rebus. (6) Ketika mencicipi kaldu supnya, ia merasa sup itu sangat lezat dan ternyata rasa itu berasal dari kombu. (7) Dia pun mencari tahu tentang hal tersebut. (8) Akhirnya, pada tahun 1908, Profesor Ikeda berhasil mengisolasi krisal yang memberikan cita rasa gurih. (9) Kristal ini terbuat dari glutamat, salah satu asam amino paling umum yang ditemukan dalam makanan juga tubuh manusia. (10) Sementara itu, di belahan bumi lainnya, seorang perintis industri makanan, Julius Maggi yang bekerja keras untuk mengembangkan sup instan cepat saji. (11) Upaya Maggi membuahkan hasil berupa potongan dadu kaldu yang terbuat dari protein sayuran terhidrolisis dan hidrolisat yang menghasilkan cita rasa kaldu daging. (12) Baik Profesor Ikeda maupun Maggi sama-sama meneliti kaldu sup untuk menentukan komponen-komponen rasa gurih. (13) Namun, perbedaan dasamya ialah, kaldu Jepang berbahan dasar kombu, sementara kaldu Eropa berbahan dasar sayuran.
Apa yang membedakan rasa gurih pada temuan Ikeda dan maggi?
Bacaan untuk soal nomor 3 dan seterusnya
Teks 1 (1) Budaya asing yang masuk ke Indonesia juga membawa dampak negatif dalam kehidupan generasi muda saat ini. (2) Masuknya budaya asing membuat budaya Indonesia tidak lagi diminati oleh generasi muda. (3) Bahkan, generasi muda cenderung sudah mulai tidak mengenal budaya kita. (4) Sebaiknya, generasi muda bisa memilih budaya yang cocok dalam kepercayaan dan keyakinan dalam kehidupan masyarakat di Indonesia ini. (5) Dalam menyikapi hal tersebut, kita harus berupaya menanggulanginya agar jati diri kita sebagai anak bangsa dan penerus bangsa tidak rusak. (6) Dewasa ini banyak generasi muda yang meniru budaya Barat, seperti berdandan ala selebritis. (7) Mereka menggunakan pakaian minim dengan bahan yang sangat tipis. (8) Padahai, cara berpakaian seperti itu sangat tidak dianjurkan oleh kebudayaan kita sendiri. (9) Demikian pula gaya rambut yang sering berganti. (10) Untık itu, maraknya tindak kejahatan terhadap generasi muda, tidak lepas dari pengaruh budaya asing itu sendiri. (11) Tidak banyak generasi muda yang melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa dan adat istiadat negara Indonesia.
(Diadaptasi dad htips://jo.ardianto.blogspotco.kul) Kesalahan penggunaan tanda baca ditemukan pada kalimat .....
Membaca teks panjang berbahasa Indonesia lalu menyimpulkan gagasan utama, sikap penulis, dan makna tersirat.
Mau latihan Literasi Bahasa Indonesia yang lebih banyak? Buka semua paket LBI di halaman Latihan.
Soal asli. Paket ini berisi 3 soal Literasi Bahasa Indonesia yang keluar di UTBK SNBT 2018, bukan soal karangan, bukan rekonstruksi, dan tingkat kesulitannya tidak diturunkan.
Bisa. Seluruh 3 soal beserta pilihan jawabannya tampil di halaman ini tanpa perlu daftar atau login. Yang berbayar adalah mode pengerjaannya, bukan naskah soalnya.
Kunci jawaban dan pembahasan tiap nomor terbuka setelah kamu mengerjakan paket ini memakai akun Pintarly Premium. Keduanya sengaja tidak ditampilkan di halaman ini supaya kamu bisa mengukur kemampuanmu sendiri dulu.
Kamu bisa mengerjakan paket ini dengan timer, mendapat skor beserta analisis per topik, membuka pembahasan tiap nomor, dan mengulang paketnya sebanyak yang kamu mau.
Ada. Arsip Soal Asli Pintarly memuat paket UTBK SNBT dari beberapa tahun untuk ketujuh subtes, termasuk Literasi Bahasa Indonesia. Semuanya bisa dibaca gratis lewat halaman arsip.